Sesuaikan tampilan Anda
Setelan hanya berlaku untuk browser ini
Latar belakang
  • Terang
  • Gelap
  • Bawaan sistem
Cerbung

Dukun [Bagian Dua]

Dukun [Bagian Dua] << Bagian Satu "Minumlah!" katanya setengah memaksa.   Karena merasa tidak enak dengannya, kuterima uluran gelas dari tangannya, dan setelah Aku menghabiskan air di dalam Gelas itu, tiba-tiba saja Aku merasa diriku telah berada di tempat lain. Tadi setelah menelan tegukan yang terakhir dari air di dalam Gelas itu tiba-tiba saja tubuhku seperti terlempar ke dalam suatu ruangan yang suasanya terasa begitu berbeda dari ruangan-ruangan yang pernah kudatang…
Dukun [Bagian Dua]

Angelina Sang Pengacara - Bagian Empat

Angelina Sang Pengacara - Bagian Empat < < Sebelumnya Nana terbangun ketika mendengar  suara adzan berkumandang, melihat dirinya tertidur pulas berselimut dan laptopnya tidak ada, Ia tau pasti ibunya yang menyelimuti dan mengamankan laptopnya itu.  "Ah...pasti ibu tau aku menangis semalaman." gumam Nana dalam hati, jujur saja Ia tidak mau membuat ibunya bersedih melihat keadaannya.  Sebelum keluar kamar Nana melihat pantulan wajahnya di dalam cermin, matanya terlihat ben…
Angelina Sang Pengacara - Bagian Empat

Angelina Sang Pengacara - Bagian Tiga

Angelina Sang Pengacara - Bagian Tiga << Sebelumnya Nana menangis mendengar tuturan wanita cantik di depannya, Ia dapat merasakan apa yang dituturkan oleh wanita itu.  Nana terdiam dan hanya bisa mengusap air matanya yang mengalir tanpa bisa ditahan lagi. "Sabar ya mba Susan, saya akan bantu mba, apapun yang terjadi," hanya kalimat itu yang terucap dari bibirnya. 'Apapun yang terjadi' kata itu meluncur tanpa bisa ditahan, Nana merasa yang Ia hadapi akan terasa berat…
Angelina Sang Pengacara - Bagian Tiga

Angelina Sang Pengacara - Bagian Dua

Angelina Sang Pengacara - Bagian Dua   << Bagian Satu Nana sangat dilematis membantu wanita cantik itu, melihat jabatan mertua dan suami wanita itu yang sangat berpengaruh di Kotanya, awalnya dia sedikit ragu untuk membantu kliennya. Sebagai sesama wanita, Nana dapat merasakan apa yang dirasakan kliennya itu. Nana tau resiko apa yang akan ia hadapi ketika sudah memutuskan untuk membantu kliennya, tetapi demi keadilan, ia bertekad untuk membantu wanita itu apapun resiko yang akan…
Angelina Sang Pengacara - Bagian Dua

Angelina Sang Pengacara - Bagian Satu

Angelina Sang Pengacara - Bagian Satu Sore itu hujan masih mengguyur bumi dengan disertai petir yang menggelegar, membuat takut siapapun yang mendengarnya.  Tidak seperti biasanya, di bulan Maret ini hampir setiap sore hujan selalu turun dengan lebatnya. Cuaca tak lagi mengikuti aturan, hingga hujanpun  sepertinya enggan mengikuti rotasi yang dulu pernah diterapkan, orang-orang dulu percaya bahwa musim hujan itu biasanya ditandai dengan nama bulan yang berakhiran "ber", …
Angelina Sang Pengacara - Bagian Satu

]]>