Retak di Cermin Masa Lalu
Retak di Cermin Masa Lalu Dunia di mata laki-laki itu sering kali terasa seperti kaset lama yang diputar berulang-ulang. Di kepalanya, waktu seolah berhenti pada sebuah sore hujan belasan tahun silam, saat laki-laki itu asyik dengan dunianya sendiri dan acuh pada sekitar. Sering melamun dengan tatapan kosong. Kala itu, orang-orang melabelinya "gila". Mereka menjauh, menutup hidung, dan melempar pandangan rendah. Kecuali sepasang suami istri: Pak tulus dan Ibu Sarah. Mereka ad…