Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kisah Si Belah Mencari Tuhan (Bagian Enam Belas)

 

 

Kisah Si Belah Mencari Tuhan (Bagian Enam Belas)
Kisah Si Belah Mencari Tuhan 

Bagian Enam Belas

 << Sebelumnya

“Tapi, ternyata Si Belah kembali menemui Wanita mantan PSK itu, walaupun saat itu dia sudah meninggal dunia, ya?”

 

Setelah tangisnya sedikit reda. Perempuan muda yang memiliki penampilan rambut model polwan serta memiliki senyuman yang begitu menawan ini terdiam sejenak, setelah mendengarkan kisah perjalanan cinta Wanita malam yang hingga sampai di akhir hayatnya, tidak pernah bertemu lagi dengan Lelaki yang begitu dicintainya itu, sebelum menatap sayu ke arah Lelaki muda di depannya.

 

“Iya, dan Tuhan punya rencana yang berbeda dari setiap harapan dan doa-doa yang naik ke atas langit dan sampai kepadaNya.”

 

“Maksudnya?”

 

“Pada akhirnya Si Belah dan Si Wanita Malam itu di satukan Tuhan dalam kondisi dan situasi yang jauh berbeda, bahkan mungkin tidak pernah terbayangkan sebelumnya oleh si pemilik doa,”

 

“Oneng bingung,”

 

“Apa yang membuat Mbak Bingung?”

 

“Jika Mas adalah Si Belah dan Oneng adalah titisan dari Wanita malam itu, berarti pertemuan kita ini adalah wujud dari doa-doa sebelumnya yang mungkin pernah naik ke atas langit sana,”

 

“Iya,”

 

“Maksudnya?”

 

“Waktu terkadang lambat bagi mereka yang menunggu, terlalu cepat bagi mereka yang takut, terlalu panjang bagi mereka yang gundah, dan terlalu pendek bagi mereka yang bahagia. Tapi bagi yang selalu mengasihi, waktu adalah keabadian.  Henry Van Dyke, Pujangga AS.”

 

“Iya,” kata Oneng sambil menundukkan kepalanya.

 

“Aku datang untuk melunasi hutang janjiku kepadamu di masa lalu, hutang jawaban yang seharusnya kuberikan kepada Wanita malam itu, ternyata telah menuntun langkahku untuk menemuimu di tempat ini.”

 

“Oneng masih bingung,”

 

“Tanya pada hatimu,”

 

“Iya,”

 

“Apakah menurutmu aku sedang berusaha membohongimu dengan semua cerita yang tadi telah aku ceritakan semuanya kepadamu?”

 

“Tidak! Oneng percaya dengan semua cerita Mas tadi, hanya saja Oneng masih bingung dengan apa yang baru saja Oneng alami di tempat ini,”

 

“Iya, pastinya.”

 

“Jujur saja, ketika Mas tadi menceritakan tentang Wanita malam itu, Oneng seperti mampu melihat sosok Wanita malam itu dan entah kenapa, pas Mas tadi menceritakan tentang Wanita malam itu, Oneng seperti merasa sedang melihat diri Oneng sendiri,”

 

 


Selanjutnya >>

 

Catatan: Di buat oleh, Warkasa1919 dan Apriani1919. Cerita ini hanya fiksi belaka, jika ada kesamaan Foto, nama tokoh, tempat kejadian ataupun cerita, itu adalah kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan.

Rumah Fiksi
Rumah Fiksi Biarkan penaku menari dengan tarian khasnya, jangan pernah bungkam tarian penaku karena aku akan binasa secara perlahan

22 komentar untuk "Kisah Si Belah Mencari Tuhan (Bagian Enam Belas)"

  1. Akhirnya rampung juga bagian akhir dari kisah percintaan yang menembus batas ruang dan waktu ini ya☺️πŸ˜‚πŸ‘

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya akhirnya selesai kisah si Belah lumayan menguras energi ya πŸ˜‚πŸ˜πŸ˜†

      Hapus
  2. Wah, Mas Warkasa sempat juga Mas novel ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe.. terimakasih sudah berkenan membacanya bu Nur..πŸ˜‚☺️πŸ™

      Hapus
    2. Wah ada bunda, makasih bun sudah mampir

      Hapus
  3. Mantap. Ada musiknya Alan Walker euy

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe.. selamat pagi dan salam hangat Om Budi..☺️πŸ™

      Hapus
    2. Siapa dulu yg milih lagunya πŸ˜πŸ˜€

      Hapus
  4. saya blm baca dari awal jadi ga tau ceritanya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk melihat cerita sebelumnya, silahkan klik "sebelumnya" mas.. cerita ini bersambung antar blog. Terimakasih sudah berkenan membacanya☺️πŸ™

      Hapus
    2. Bisa dilihat d 2 blog, klik blog yang di atas Komen saya 😁

      Hapus
  5. Balasan
    1. Selamat menikmati novel di 2 blog 😁

      Hapus
  6. wah, cerita yg mengharukan sekali... tisu mana ya tisu...

    BalasHapus
    Balasan
    1. πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ kehabisan tisunya😁

      Hapus
  7. Jadi Oneng dan si belah itu kayak titisan dari masa lalu gitu ya dan baru bertemu sekarang untuk menepati janji?

    Langsung bagian 16 jadinya bingung jalan ceritanya.

    BalasHapus
  8. 😁 kurang lebih seperti itu, kami buat di 2 blog berbeda, klik tulisan sebelum dan selanjutnya 😁

    BalasHapus
  9. nice story....
    thank you for sharing nice music video

    BalasHapus