TERBARU
05:00

SEHARUSNYA

AI Voice Reader Ready to Read
SEHARUSNYA
SEHARUSNYA
| kamu baca


Aku bertanya pada angin yang bertiup kencang 

Mengapa angin menerbangkan sekuntum bunga yang ditanam, disaat aku berdamai dengan hembusannya?

Angin terdiam tak menjawab


Aku bertanya pada mentari 

Mengapa mentari membiarkan panasnya memanggang bumi? 

Sampai telapak kaki ini melepuh 

Mentari terdiam 


Aku bertanya pada Sang Waktu 

Mengapa Engkau biarkan kekuasaan menggunting waktu 

Sang Waktu tersenyum sambil berkata "Semua ada waktunya, bersabarlah, takdir memihak kita"


Aku tergugu

Seharusnya saat ini memandang di waktu yang sama 

Menikmati racikan resep rahasia 

Ah kekuasaan mematahkannya


Apa karena masih ranting jadi mudah dipatahkan?

Apa harus tumbuh menjadi pohon besar agar semua tunduk?

Tak semestinya begitu 

Dalam diam semua tercatat rapi 


ADSN1919

Posting Komentar
1919 COMMAND CENTER
LATENCY: ANALYZING...
NETWORK: 0
ARTICLES: 0
INITIALIZING MULTI-DOMAIN SYNC...
AI CONTEXT COPIED! ⚡
×
Ultima V7 AI-Boosted
SYNCING...
INITIALIZING SEO PROTOCOLS...

]]>