Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Ketika Geng Emak-emak Jalan-jalan

 

Ketika Geng Emak-emak Jalan-jalan
Ketika Geng Emak-emak Jalan-jalan_dokpri adsn1919

Sejarah Geng Emak-emak

Selamat membaca Diary rumahfiksi.com ya.. Teman-teman tentu sudah tau kan? Apa itu geng, dan ada diantara kita pasti ada yang sudah mempunyai geng.  Tetapi Geng yang saya maksud disini adalah sebuah kelompok individu yang saling berkaitan baik teman dekat maupun kesamaan latar belakang seperti lingkungan, pekerjaan, hobi, atau sekolah, bukannya geng yang merujuk kepada gerombolan orang yang melakukan hal negatif dan ilegal seperti kriminal, penyelundupan, ataupun narkoba hehehe..

Geng itu tidak harus anak muda, usia dewasa, Emak-emak bahkan kakek-kakekpun pasti ada yang mempunyai geng karena memiliki hobi yang sama. Kenapa saya berani mengatakan kakek-kakek ada yang punya geng? Karena saya melihat dengan mata kepala sendiri, bukan katanya atau menurut kabar burung ya hehehe.

Begitupun saya, meski sudah emak-emak, saya mempunyai beberapa geng, diantaranya adalah geng kepala sekolah yang kami beri nama “Lima Serangkai, tetapi karena yang dua orang tersebut sudah purnabakti alias pensiun, kini kami hanya tinggal tiga orang lagi yang masih berdinas.

Kami mempunya pemikiran dan latar belakang yang hampir sama, setiap bicara kita selalu “klik satu sama lainnya. Berawal dari sana, lambat laun tumbuh kebersamaan di antara kami, hingga kami sering bepergian bersama, bisa hanya sekedar makan, ke mall, ke tempat wisata, bahkan seringkali kami saling curhat untuk mencari solusi dari masalah yang tengah kami hadapi, baik masalah pribadi  maupun diskusi mengenai sekolah.

 

Acara Dadakan Geng Emak-emak

 

Acara Dadakan Geng Emak-emak

Acara Dadakan Geng Emak-emak


Namanya juga emak-emak, kami sering banget bepergian secara dadakan. Seperti contohnya saat kami pergi ke Tasikmalaya baru-baru ini.

Berawal dari obrolan iseng di hari Rabu, saat itu kami  iseng-iseng ingin melakukan survey ke tempat wisata, tujuannya tak lain dan tak bukan adalah untuk kegiatan sekolah, dan pada hari Jumat sore kami langsung meluncur ke Tasikmalaya tanpa banyak pertimbangan ini dan itunya,hehehe...

Rencana awal, Saya, Bu Tuti, Bu Eva dan Bu Lili akan berangkat dalam satu mobil, tetapi ketika hari H, Bu Eva yang super sibuk, ternyata ada kegiatan di lingkungan Rukun Warga (RW)-nya, maka dari yang awal mula rencananya kita berangkat pukul 13.00 WIB, akhirnya sesuai kesepakatan bersama keberangkatannya kami mundurkan ke pukul 14.00 WIB dan atas permintaan Bu Eva mundur lagi untuk berangkat pukul 15.00.

Berhubung sekitar pukul 14.30 WIB, Bu Eva masih di jalan menuju rumahnya bersama rombongan, akhirnya setelah komunikasi lewat telepon yang tiap sebentar kami lakukan, beliau memutuskan untuk berangkat bersama dengan putrinya, alasannya karena tidak tega meninggalkan putrinya sendirian di rumah. Bu Eva dan Putrinya berangkat menyusul kami dengan membawa serta tiga ekor kucing kesayangannya.

Oh iya, saat itu kami menggunakan dua mobil, saya, Bu Lili dan Bu Tuti berangkat terlebih dahulu dengan menggunakan satu mobil, sedangkan Bu Eva berdua sama Putrinya menggunakan satu mobil.

Saya dan Bu Lili duduk manis di Mobil milik Bu Tuti, dan drivernya, siapa lagi kalau bukan Bu Tuti sendiri, hehehe.. Sahabat kami yang satu ini memang sudah terbiasa membawa kendaraan sendiri, baik untuk jarak tempuh dekat maupun jarak tempuh yang jauh. Ibu enam anak  yang sudah memiliki beberapa orang cucu ini tenaganya memang masih full.

Kebanyakan sahabat-sahabat Saya memang rata-rata sudah mempunyai cucu, hanya Saya saja yang belum memiliki cucu. Walau begitu bukan menjadi halangan bagi kami untuk tetap bersahabat, sebab dalam persahabatan, usia tak berjarak. Saya bergaul seperti biasa, tidak ada rasa jaim atau serba tidak enak, karena merekapun memperlakukan saya dengan baik, walaupun usia saya di bawah mereka.

 

Geng Emak-emak di Rumah Sate Bu Ani


 

Jarak antara Kota Cirebon dan Tasikmalaya lumayan jauh, bisa di tempuh sekitar empat atau lima jam. Bu Tuti menjalankan kendaraan tidak terlalu cepat, karena jalanan memang berkelok kelok. Kami hanya berhenti di rumah makan Rumah Sate Bu Ani yang berada di Ciamis.

Rumah Sate ini tempatnya sangat bersih dan makanannya enak, kami memesan sate sapi dan satu paket nasi dengan ikan goreng serta lalapan dengan minuman khas kami, yaitu teh tawar yang sangat panas, bukan yang hangat. Sambil menunggu pesanan tiba, kami sholat magrib dan isya.

Setelah melaksanakan sholat, hidangan sudah tersedia di atas meja. Sate sapinya sangat empuk dan manis. Kami bertiga makan dengan lahapnya.

Selesai makan kami melanjutkan perjalanan kembali, jarak dari lokasi  Rumah Sate dengan kota Tasikmalaya memang sudah tidak terlalu jauh lagi, mungkin sekitar satu jam perjalanan sudah sampai ke kota Tasikmalaya.

 

Geng Emak-emak Tiba di Kota Tasikmalaya

Geng Emak-emak Tiba di Kota Tasikmalaya

Geng Emak-emak Tiba di Kota Tasikmalaya

Alhamdulillah pukul 21.15 WIB kami sampai di kediaman Bu Lili, rumah bercat putih milik Bu Lili di Kota Tasikmalaya yang meninggalkan banyak kenangan indah  dengan almarhum suaminya tercinta.

Setelah ngobrol ngalor ngidul dengan Emak (ibunya Bu Lili), kami istirahat di pulau kapuk dengan damai, menyiapkan tenaga untuk keesokan paginya.


(Tunggu kembali Diary rumahfiksi.com selanjutnya ya, salam persahabatan).

 

ADSN1919

Rumah Fiksi 1919
Rumah Fiksi 1919 Biarkan penaku menari dengan tarian khasnya, jangan pernah bungkam tarian penaku karena aku akan binasa secara perlahan

12 komentar untuk "Ketika Geng Emak-emak Jalan-jalan "

  1. Balasan
    1. Hehehehe hanya menggoreskan kata demi kata 😁😁

      Hapus
  2. Mau gabung ah. Tapi sayang kita berjauhan. Terima kasih. Tulisan yang inspiratif. Selamat pagi ananda Dinni.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yuuu gabung nek 🤗🤗 iya ya coba kalo berdekatan sering seh jalan-jalan ma nenek 😁

      Hapus

  3. Waahh assikk nih mak bisa noki2 cantik...đŸ¤ŖđŸ¤ŖđŸ¤Ŗ The power of emak2. Atau The power of emak guru.😁😁đŸ¤Ē


    Ok deh buguru sukses selalu yaa buat acaranya dan hari2 selanjutnya.😊😊

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe geng emak-emak yang suka nongki2 😁😂

      Terimakasih sudah mampir ya 😁

      Hapus
  4. kayaknya kalau emak emak jalan, seru juga ya :D

    BalasHapus