Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Munggahan ala SDN Sadagori 1

 

Munggahan ala SDN Sadagori 1
Munggahan ala SDN Sadagori 1

Sebelum bercerita panjang lebar  tentang pengalaman hari Sabtu tanggal 26 Maret 2022, bersama semua personil SDN Sadagori 1 yang hebat-hebat, mungkin diantara teman-teman yang bukan dari suku Sunda bertanya-tanya apa itu Munggahan. 

Setelah saya membaca dari berbagai referensi, saya mempunyai kesimpulan, Munggahan adalah sebuah tradisi yang dilakukan oleh suku Sunda yang beragama Islam, Munggahan dilaksanakan menjelang bulan puasa, biasanya dilakukan diakhir bulan Sya'ban. Munggahan biasanya dilakukan dengan cara berkumpul dan makan bersama dengan saudara atau teman. 


Berkumpul di satu tempat dengan menikmati berbagai hidangan merupakan hal yang membahagiakan, menyambut datangnya bulan suci Ramadhan dengan suka cita. Tradisi Munggahan ini masih dipertahankan sampai saat ini. Bisa jadi di daerah lain juga ada munggahan, tapi dengan nama yang berbeda.


SDN Sadagori 1 mengadakan acara Munggahan sebelum bulan Ramadhan tiba dengan berkumpul dan makan bersama di satu tempat di luar sekolah. Rencana awal kami akan memesan makanan dan makan bersama di sekolah, karena berbagai pertimbangan guru-guru ingin sekali-kali makan bersama di luar sekolah dan tempatnya masih dekat sekolah.

Munggahan ala SDN Sadagori 1

Alhamdulillah SDN Sadagori 1 dengan personil 32 orang, hampir semuanya hadir. Yang tidak hadir ada yang sakit dan ada menunggu di sekolah. Karena kondisi dan situasi saat ini belum kondusif kami sengaja memilih tempat yang dekat dengan lokasi sekolah. Dan memilih bukan di tempat tertutup, tapi di udara terbuka. 


Saya bebaskan guru-guru memesan makanan sesuai keinginannya, ada mie nyemek, nasi goreng gila, nasi goreng nusantara, ayam goreng kremes, tempe mendoan dan lainnya. Hanya minuman yang disamakan yaitu teh ciri khas di  tempat makan itu, nama tempat sama dengan merk teh, hehehe saya tidak akan menuliskan nama tempatnya, tapi nanti para pembaca bisa melihat di foto-foto kami. 

Munggahan ala SDN Sadagori 1

Sambil menunggu makanan, Bu Samiati saya biasa memanggil kak Ati,  berinisiatif mengadakan permainan, caranya sambil memutar botol minuman, kami bernyanyi bersama, bila nyanyian selesai tinggal dilihat botol berhenti di mana, orang terakhir yang memegang botol itu berhak bertanya bisa ditujukan pada saya atau guru yang lainnya.


Awalnya guru-guru merasa kebingungan bertanya apa, karena dadakan lama-lama berbagai pertanyaan muncul. Seperti, masalah THR, keinginan buka puasa bersama, gaji bulan depan tanggal berapa karena awal bulan libur, laporan kegiatan dan meminta dukungan serta kerjasama dengan semua guru kelas. Ada juga yang menanyakan pada saya, betah tidaknya saya di SDN Sadagori 1. Tak terasa satu bulan saya bertugas di sana. 


Alhamdulillah sampai saat ini  saya sangat betah di SDN Sadagori 1 karena guru-gurunya hebat-hebat dan baik semua. Meski saya tidak tahu proses pemindahan saya di SDN Sadagori 1. Karena saya tidak pernah mendengar informasi sebelumnya tentang mutasi ini. Saya hanya menjalankan tugas yang telah dipercayakan Dinas Pendidikan pada saya. Jujur saja bermimpipun saya tidak berani untuk menjadi pemimpin di SDN Sadagori 1 yang sudah terkenal dengan sebutan sekolah favorit. 


Sebagai manusia biasa adakalanya saya merasa terluka dan kecewa  ketika  ada tuduhan yang tidak saya lakukan,  biar di tempatkan di Sekolah tersebut.  Allah yang tahu segalanya, sekali lagi bermimpipun saya tidak berani. SK sudah ditangan dan saya harus menjalankan tugas saya, hanya itu yang saya lakukan. 


Kembali ke acara munggahan yang kami lakukan, setelah makan selesai kami mengadakan sesi foto bersama, meski sebelum makan juga kami sudah foto-foto. Hehehe. 


Munggahan ala SDN Sadagori 1, menambah erat persaudaraan dengan guru-guru, bukan makan-makan yang utama, tapi momen berkumpul yang sangat dinanti, karena semua personil mempunyai kesibukan masing-masing dan jarang kumpul dengan komplit di sekolah. Terimakasih guru-guru yang hebat-hebat untuk kebersamaannya hari ini. 

Tak lupa saya dan semua personil SDN Sadagori 1 mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa, mohon maaf lahir batin. 


ADSN1919

Rumah Fiksi 1919
Rumah Fiksi 1919 Biarkan penaku menari dengan tarian khasnya, jangan pernah bungkam tarian penaku karena aku akan binasa secara perlahan

9 komentar untuk "Munggahan ala SDN Sadagori 1"

  1. Waah gak terasa sebentar lagi udah mau memasuki bulan suci ramadhan ya😊 selamat menyambut datangnya bulan suci ramadhan 1433 H, mbak Din 🙏

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas tidak terasa waktu berlalu begitu cepat, semoga kita diberi kelancaran dalam menjalankan ibadah puasa tahun ini 🙏🙏🙏

      Hapus
  2. menu yang dipesen saat munggahan wenak wenak kak dini hihihi

    ada ayam kremes nasi goreng gila juga...wuah auto kemlecer mbul

    mbul juga ada punggahan sebelum ramadhan, tapi dalam bentuk kendurian kak ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe iya mbul kebetulan makan diluar, kalau aku mudik ke Depok biasanya makan bersama keluarga besar di rumah 😁

      Hapus
  3. Munggahan mungkin bisa dikategorikan dalam kearifan lokal, ya ananda Dinni

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya nek, di tempat lain barangkali namanya berbeda ya nek

      Hapus