Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

SDN SADAGORI 1 BERBAGI


SDN SADAGORI 1 BERBAGI
SDN SADAGORI 1 BERBAGI 


Sabtu tanggal 16 April 2022, tidak seperti biasa sore hari terlihat kesibukan di SDN Sadagori 1, banyak masyarakat sekitar yang bergantian datang ke sekolah dan pulang membawa bingkisan. 

SDN SADAGORI 1 BERBAGI
SDN SADAGORI 1 BERBAGI 


Alhamdulillah berkat kerjasama antar sekolah dengan komite, rangkaian kegiatan di bulan suci Ramadhan bisa terlaksana dengan baik. 

Berkat obrolan saya dengan ketua komite yang mengeluhkan kegiatan baksos selama dua tahun karena pandemi tidak ada, para orangtua rindu dengan suasana seperti dulu. 

Hasil obrolan saya dengan komite itu saya sampaikan pada guru-guru dan mereka antusias mendukung rencana diadakannya baksos kembali. Akhirnya kami merengreng kira-kira apa saja yang akan dibagikan pada masyarakat sekitar. 

Awalnya ada 6 macam sembako yang akan kami bagikan, tapi dengan berbagai pertimbangan dan kegiatan ini baru di adakan lagi setelah dua tahun lebih tidak ada. Akhirnya setelah berkonsultasi dengan ketua komite dan agar tidak memberatkan orangtua siswa kita sepakati hanya tiga macam yang akan kami bagikan pada masyarakat yaitu beras 2 kilo, mie instan 5 bungkus dan 1 botol sirup. Ada 170 bingkisan yang kami bagikan pada masyarakat sekitar dan pada siswa yang berhak menerimanya. 

SDN SADAGORI 1 BERBAGI


Ketua komite juga memberikan 52 amplop yang akan dibagikan pada siswa yang berhak menerimanya. 

SDN SADAGORI 1 BERBAGI


Setelah kami memberikan pengumuman pada orangtua siswa, Alhamdulillah respon mereka sangat cepat, hanya beberapa hari semua sudah terkumpul dan kami bisa membungkusnya dengan cepat. 

Merupakan suatu kebahagiaan bagi kami ketika melihat masyarakat dengan sumringah menerima bingkisan dari kami, meski sederhana. Insyaallah semoga Ramadhan tahun depan kami bisa memberi bingkisan lebih banyak lagi. Kembali seperti tulisan awal, hari Sabtu sore  kami mengadakan kegiatan baksos dengan membagikan bingkisan pada masyarakat sekitar yang mendapat kupon dari kami, pembagian makanan untuk berbuka secara gratis murni dari komite, doa bersama khusus untuk kelas enam, buka puasa bersama dengan komite. 

Ketua komite yang biasa dipanggil ayah oleh para orangtua siswa dan saya biasa memanggil ayah komite dan mama komite, suami istri yang aktif dan ikut memikirkan kegiatan sekolah. Berkat kerjasama yang baik akhirnya semua kegiatan selama bulan Ramadhan bisa terlaksana dengan baik. 

SDN SADAGORI 1 BERBAGI


**

Kegiatan hari Sabtu itu sangat padat, pagi harinya saya ingin membangkitkan literasi di SDN Sadagori 1, melihat guru dan siswa mempunyai banyak potensi dan tugas saya harus menggali kemampuan mereka dan memberi semangat pada mereka. 

SDN SADAGORI 1 BERBAGI


Salah satunya setelah sekian lama tidak mendongeng, Sabtu pagi saya isi dengan mendongeng, karena siswa sangat banyak kalau kita asyik sendiri mendongeng, bisa dipastikan mereka akan sibuk sendiri, trik yang saya pakai adalah dengan melibatkan mereka dan sering bertanya pada mereka, misal ketika kita mendongeng ada nama-nama hewan, kita lemparkan pada mereka suara hewan yang ada dalam cerita, niscaya mereka akan fokus pada kita. 

Setelah mendongeng selesai, saya ajak mereka melakukan permainan yang melibatkan seluruh siswa setelah itu saya pancing dengan lagu anak-anak dan kami bernyanyi bersama. 

Kegiatan yang sangat menyenangkan ketika para siswa masuk ke sekolah. Sekolah terlihat semarak dan hangat dengan hadirnya mereka. 

Saat  bertemu dan bercanda dengan mereka bisa melupakan permasalahan yang ada. Melihat wajah polos mereka dan melihat mereka bermain merupakan kebahagiaan tersendiri bagi saya. 

Saya mendongeng tokoh si Kabayan itu spontan, memadukan dongeng yang pernah saya baca. Saya memodifikasinya agar mudah dicerna oleh para siswa. Saya memilih tokoh si Kabayan karena familiar dengan masyarakat Jawa Barat. Dan mengenalkan pada para siswa tokoh dongeng yang ada di Jawa Barat. 

Dongeng yang disampaikan pada para siswa harus mengandung suri tauladan yang bisa dicontoh oleh para siswa. Bukan dongeng percintaan dan kekerasan, karena pembentukan karakter itu dari usia dini. 

SDN SADAGORI 1 BERBAGI


Saat ini pembentukan karakter memang belum dirasakan oleh orang tua siswa karena pembentukan karakter itu butuh proses dan dibiasakan, tidak seperti makan cabe yang akan langsung terasa pedas ketika digigit. Kadang orang tua siswa tidak sabar ingin langsung ada hasilnya. Padahal siswa ada  perubahan sedikit saja itu sudah proses menuju karakter, tinggal di rumah dibiasakan lagi. 

Para sahabat inilah sebagian kecil kegiatan yang ada di SDN Sadagori 1, semoga tidak bosan membaca kegiatan kami di SDN Sadagori 1. Salam 


ADSN1919

Rumah Fiksi 1919
Rumah Fiksi 1919 Biarkan penaku menari dengan tarian khasnya, jangan pernah bungkam tarian penaku karena aku akan binasa secara perlahan

10 komentar untuk "SDN SADAGORI 1 BERBAGI "

  1. Terimakasih untuk artikelnya Mbak Din 😊 inspiratif 👍

    BalasHapus
  2. Keren. Berbagi sambil menyelipkan pembentukan karakter melalui dongeng

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul sekali pak Budi, pembentukan karakter yang hampir hilang karena pandemi, ketika kembali ke sekolah kami dari awal lagi mendidiknya, terimakasih pak Budi sudah mampir di blog ini 🙏🙏

      Hapus
  3. Ini mah kegiatan positif yang sangat menginspirasi. Semoga daya bisa mengadopsi untuk lembaga saya. Terima kasih Mbak Din, telah berbagi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah mba Na, berkat kerjasama dengan komite rangkaian kegiatan ini bisa terlaksana dengan lancar 🤗🙏

      Hapus
  4. Keren sekali kegiatannya, bener benar hangat dan menyenangkan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba Nita bersama anak2 SD itu sangat menyenangkan terutama anak kls 1 dan 2 lucu2☺️

      Hapus
  5. luar biasa pokok wes mantap mb din

    BalasHapus